Manajemen investasiyang dapat menghasilkan laba dimasa yang akan datang.

Manajemen keuangan adalah salah satu bidang
manajemen fungsional perusahaan yang berhubungan dengan pengambilan keputusan
investasi jangka panjang, keputusan pendanaan jangka panjang, dan pengelolaan
modal kerja perusahaan yang meliputi investasi dan pendanaan jangka pendek. Dengan
kata lain manajemen keuangan perusahaan merupakan bidang keuangan yang
menerapkan prinsip-prinsip keuangan dalam suatu organisasi perusahaan untuk
menciptakan dan mempertahankan nilai melalui pengambilan keputusan dan
pengelolaan sumber daya yang tepat (Sudana, 2011).

Manajemen keuangan adalah suatu proses dalam
pengaturan aktivitas atau kegiatan keuangan dalam suatu organisasi, dimana
didalamnya termasuk kegiatan planning,
analisis dan pengendalian terhadap kegiatan keuangan yang biasanya dilakukan
oleh manager keuangan (Irawati, 2006). Jadi, dapat disimpulkan bahwa
manajemen keuangan adalah suatu proses perencanaan dalam bidang keuangan yang
berhubungan dengan pengambilan keputusan atas pendanaan maupun investasi suatu
perusahaan.

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

Fungsi utama manajemen keuangan  antara lain, sebagai berikut, Irawati
(2006:5):

1)      Keputusan
Investasi

Keputusan investasi
adalah keputusan yang diambil oleh manajer keuangan dalam menggunakan dana atau
pengalokasian dana kedalam bentuk investasiyang dapat menghasilkan laba dimasa
yang akan datang.

 

 

 

2)      Keputusan
Pendanaan

Keputusan pendanaan
adalah keputusan manajemen keuangan dalam melakukan pertimbangan dan analisis
perpaduan antara sumber-sumber dana yang paling ekonomis bagi perusahaan untuk
mendanai kebutuhan-kebutuhan investasi serta kegiatan operasional perusahaan.

3)      Keputusan
Dividen

Keputusan dividen adalah keputusan
manajemen keuangan dalam menentukan besarnya proporsi laba yang akan dibagikan
kepada para pemegang saham dan proporsi dana yang akan disimpan diperusahaan
sebagai laba ditahan untuk pertumbuhan perusahaan. Dividen merupakan bagian
keuntungan suatu perusahaan yang dibayarkan pada para pemegang saham.

Pengetahuan tentang manajemen keuangan dewasa ini
tidak hanya penting bagi pihak-pihak yang secara langsung terlibat dalam
pengelolaan keuangan suatu perusahaan atau manajer keuangan, tetapi juga
penting bagi pihak-pihak lain yang tugas atau kegiatannya secara tidak langsung
berkaitan dengan masalah keuangan, seperti manajer pemasaran, manajer produksi,
dan manajer sumber daya manusia (Sudana, 2011). Pentingnya
manajemen keuangan antara lain, sebagai berikut, Irawati (2006:5):

1)     
Fungsional
perusahaan

2)     
Posisi
manajer keuangan dalam struktur organisasi

3)     
Pengembangan
karir manajer keuangan

Tujuan manajemen keuangan adalah untuk
memaksimalkan profit atau keuntungan dan meminimalkan biaya guna mendapatkan
suatu pengambilan keputusan yang maksimum, dalam menjalankan perusahaan ke arah
perkembangan dan perusahaan yang berjalan atau survive dan expantion Irawati
(2006:4).

2.1.1
 Konsep Manajemen
Keuangan Islam

Manajemen berasal dari bahasa Prancis yang berarti
seni mengatur dan melaksanakan. manajemen berarti sebagai sebuah proses perencanaan,
pengorganisasian, pengoordinasian dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai
sasaran (goals) secara efektif dan efisien. Sedangkan secara luas,
manajemen berarti sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengoordinasian
dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran atau tujuan secara efektif
dan efisien (Ambarwati S. D., 2010).

Manajemen keuangan Syariah adalah sebuah kegiatan
manajerial keuangan untuk mencapai tujuan dengan memperhatikan kesesuaiannya
pada prinsip-prinsip Syariah dalam agama Islam. Kegiatan dalam manajemen
keuangan mencangkup kegiatan perencanaan keuangan, analisis keuangan, dan
pengendalian keuangan (Muhamad, 2014). Ada beberapa hal
yang sebaiknya diketahui tentang manajemen keuangan Syariah yaitu perolehan
dana, pengelolaan dana, dan penggunaa dana.