Di ini, karena hasil yang sudah menjadi bukti pada

Di cetuskannya sistim Full Day Shcool ini di dorong faktor
keinginan pembentukan karakter yang lebih baik pada siswa. Salah satu ide Full
Day School disokong oleh sekolah-sekolah swasta dan sekolah-sekolah yang
bernuansa Islam yang menjadi pioneer (pelopor) dalam hadir dan munculnya
sekolah-sekolah unggulan ini. Sistem ini minitik beratkan pada karakter pada
siswa disekolah unggulan sebelum dicanangkan rencana ini, karena hasil yang
sudah menjadi bukti pada siswa sekolah unggulan lebih bermayoritas memiliki
karakter yang baik dibanding sekolah lain. Pada proses selanjutnya, hal ini
kemudian terus dikembangkan menjadi bentuk yang lebih variatif dan direncanakan
sebagai ketentuan kurikulum, diantara pengembangan itu adalah salah satunya
lahir istilah Full Day School (FDS). Full Day
School (FDS) direncanakan
awal mulai jam pelajaran dari pukul 06.45 sampai dengan pukul 15.00 WIB. Dengan
harapan siswa menghabiskan waktu mereka disekolah untuk kepentingan positif
mengembangkan potensi dan bersosialisasi dengan siswa lainnya. Konsekuensi dari
sistem pendidikan Full Day School (FDS) ini adalah
salah satunya terletak pada biaya yang umumnya ‘relatif mahal’ jika
dibandingkan dengan sekolah umum. Hal ini terjadi karena baik kuantitas maupun
kualitas pendidikan yang dipunyai oleh sekolah yang menerapkan FDS ini
jauh lebih komplet dan lebih bagus. Pada sistem ini, siswa bukan menghabiskan
waktunya hingga sore didalam kelas, melainkan ada kegiatan lain diluar konteks
akademik yang mengembangkan bakat – bakat mereka dari segi kemampuan mereka,
baik bidang olahraga, organisasi, hobi, dan kemampuan lain yang mendorong siswa
mencetuskan pemikiran yang lebih kritis dan memiliki karakter lebih dari
sebelumnya.

 

II.        Tujuan

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

 

1.     
Mengetahui
pokok dasar dicetuskan Full Day School

2.     
Mengetahui
manfaat dari Full Day School

 

           III.       Pertanyaan

1.     
Apa
tujuan Full Day School ?

2.     
Metode
apa yang diterapkan pada sistem ini ?

3.     
Sistem
ini dititik beratkan menuntut siswa dalam mengembangkan bidang apa saja ?

 

IV.      Pembahasan

 

Full
Day School menitik beratkan pada pembentukan karakter pada siswa, sekolah yang sebagian waktunya digunakan untuk
program-program pembelajaran yang suasana informal, tidak kaku, menyenangkan
bagi siswa dan membutuhkan kretifitas dan inovasi dari guru. Sistem ini
menerapkan 3 ide; kognitif, afektif, dan psikomotorik. Dengan metode ini
lembaga membuat struktur jam belajar  Dalam hal ini ide berasal pada sebuah
penelitian yang menyatakan bahwa waktu belajar afektif bagi anak itu hanya 3-4
jam sehari dalam suasana formal dan 7-8 jam sehari dalam suasana informal.
Dengan demikian, sistem full day school adalah komponen-komponen yang disusun
dengan teratur dan baik untuk menunjang proses pendewasaan manusia (peserta
didik) melalui upaya pengajaran dan pelatihan dengan waktu di sekolah yang
lebih panjang atau lama dibandingkan dengan sekolah-sekolah pada umumnya

Sistem ini cukup bagus untuk penerapan pembentukan karakter
pada siswa, contohnya saat jam informal berlangsung, mereka dapat mengutarakan
pendapat dan memicu diri mereka untuk berkembang bersama teman – teman.
Membentuk pola pikir memanfaatkan waktu untuk menggunakan hal yang lebih
positif, sistem ini mengembangkan pendidikan diluar akademis, dengan sistem ini
pembelajaran tidak terfokus pada akademis, tetapi mendorong kemampuan karakter
anak.

 

V.        Kesimpulan

 

Full Day School, direncanakan untuk pembentukan karakter
siswa yang lebih baik, dalam pengembangan akademik maupun non akademik. Potensi
dari sistem ini cukup besar dalam mengembangkan kemauan siswa untuk lebih
berkembang lagi, karena mereka dapat bahu membahu dalam memperdalam soft skills disekolah mereka masing –
masing.